Mahasiswa Teknik Sipil UNBAJA Kunjungi Bendungan Karian

UNBAJA (17/6) Senin, 17 Juni 2019, Sekira delapan puluh orang  mahasiswa Teknik Sipil beserta Ka Prodi Teknik Sipil Telly Rosdiyani yang juga bersama dua orang dosen pendamping mahasiswa Ichwanul Yusup dan Gunawan Noor mengunjungi Bendungan Karian yang berlokasi di kecamatan Rangkasbitung kabupaten Lebak provinsi Banten.

Menurut Thony, selaku Co Team Leader konsultan supervision menerangkan informasi kegiatan bahwa pembangunan bendungan karian di kabupaten Lebak dilaksanakan oleh PT Daelim Industrial Co.LTD, PT Wijaya Karya, PT waskita Karya.

Lebih lanjut dikatakan Thony, lama pengerjaan selama 1988 hari kalender untuk tahun anggaran 2015-2021 dengan nilai addendum IDR 1.359.866.771.278 dan konsultan supervisi oleh PT Korea Rural Community Copration in Consorium with Korea Rual Enginering Consultant Corp, PT Indra Karya, PT Wiratman dan PT Mettana.

Selain itu pula dia juga menerangkan yang melatar belakangi pembangunan proyek tersebut untuk mengatasi permintaan pemasokan air baku perkotaan dan industri di kota dan kabupaten Tangerang, kota Serang, Cilegon serta DKI, yang semakin meningkat.

Proyek bendungan ini untuk juga diorientasikan untuk pengendalian banjir dengan kapasitas tampungan banjir sebesar 60.800.000 m3.

Sementara itu Rasid Barata selaku direksi pekerjaan pembangunan bendungan tersebut menambahkan informasi terkait proses pembuatan secara teknis proyek bendungan yang digunakan tipe bangunan Utama dari urugan batu dengan inti tegak mempunyai kapasitas total 314,7 juta m3 serta dia juga memperlihatkan Grand view of Construction Area berikut dengan gambar detail yang terdiri dari Inject terowongan pengolak, Outlet terowongan pengolak, Inteks tower, as bendungan utama, Bendungan pelimpah, Pelimpah samping, site area 01 sampai 03, Primary cofferdam, Downsitreem cofferdam, Access Road of Quarry dan desain view arena wisata.

Telly Rosdiyani mengatakan, Kunjungan Lapangan menjadi suatu kegiatan yang menarik untuk  mendapat, kesempatan melihat aplikasi konsep yang telah dipelajari melalui wujud fisik yang mudah dapat dibayangkan. Program Studi Teknik sipil merealisasikan dengan kegiatan ekskursi yang dilakukan setiap tahunnya melalui mata kuliah keterkaitan pada objek kunjungan.Kegiatan ini dilandasi pada MOU Program studi teknik sipil dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau- Ciujung-Cidurian yang telah dibuat pada tahun 2014, Peninjauan Proyek besar Pembangunan Bendungan Karian di Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

“Materi yang diberikan sangat membantu mahasiswa dalam pemahaman keairan, Setelah acara seremoni dilanjutkan dengan pendampingan tinjauan  pada lokasi proyek dengan mengharuskan peserta kunjungan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa sepatu, rompi, dan helm yang telah disediakan. Kunjungan yang telah dilakukan ini menumbuhkan motivasi pembelajaran yang positif bagi mahasiswa Program Studi Teknik Sipil akan terus dilanjutkan melaksanakan dengan kunjungan di bulan Juli mendatang pada proyek besar lainnya untuk pemilihan konsentrasi struktur”, ujarnya.

Telly juga menambahkan, kegiatan ekskursi ini menumbuhkan jaringan pada pihak pelaksanaan  pembangunan Bendungan dari pengakuan Thony selaku Co team Leader menunggu mahasiswa UNBAJA sebagai anak Banten untuk dapat bergabung baik bertujuan untuk magang/KP maupun bekerja disini. (telly/TAM)